Aku Orang Paling Menderita Sedunia

Seringkali kita merasa sebagai orang yang paling menderita di dunia ini, masalah dan cobaan silih berganti menghampiri, kenapa kok begini, kenapa jadi begitu. Kita lalu tak sadar curhat ke kiri kanan, share status di WA, dll, padahal belum tentu yang dicurhati ngga punya masalah. Bisa jadi masalahnya sebenarnya lebih besar dari masalah kita 😎

Padahal kalau kita sadar sebenarnya semua orang punya masalahnya masing-masing. Di dalam satu rumah misalnya, semua punya masalah.

Karyawan kroco mumet kayak saya mungkin ruwet dengan rekan kerja, kecewa dengan atasan, atau gemes terhadap anak buah, yang seringkali menguras emosi dan pikiran.

Tapi jangan salah, seorang ibu rumah tangga juga pasti pusing mengurus operasional rumah tangga sehari hari, dengan harga yang semakin naik, dan kebutuhan yang meningkat.

Anak sekolah tentunya juga punya masalah dengan banyaknya tugas pelajaran yang harus dikerjakan. Belum lagi kalau diomelin guru atau di-bully temannya.

So, bagi saya penting sekali untuk bisa mengelola emosi jiwa masing-masing. Seberat apapun masalah yang kita hadapi di luaran, ketika kembali ke rumah, sebaiknya muka harus selalu tersenyum. Karena saya tahu bukan saya saja yang punya problem, semua anggota keluarga yang lain juga punya masalahnya sendiri sendiri. Dan janganlah kita menambah masalah mereka dengan masalah kita.

AKU WIS ORA KUAT, KUDU PIYE?

Ketika masalah begitu besar, dan rasanya kita sudah mau menyerah, curhat ke Gusti Allah adalah jalan terbaik. Karena hubungan manusia dengan Tuhan seperti “adoh tanpa wangenan, cedhak tanpa senggolan”, bahwa jarak Tuhan dengan ciptaan-Nya adalah jauh tanpa batas sekaligus dekat namun tak bersentuhan.

Yakinlah bahwa kita hidup di dunia ini atas suatu tugas dan tujuan. Ketika tugas kita sudah selesai, maka itulah saat kita dipanggil pulang, dan semua masalah kita hilang.

Dan pada akhirnya kita bisa menerima dengan ikhlas segala yang telah diberikan dan ditentukan oleh-Nya (nrimo ing pandum).

Malah kalau kata Via Vallen lebih simpel lagi. Kuat dilakoni, nek ora kuat ditinggal ngopi. ☕

Seruput dulu, happy weekend …

kopi ko acung

Ngopi di Kopi Ko Acung

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Cerita Saya
Logo
Enable registration in settings - general
Compare items
  • Total (0)
Compare
0