Return To Office

Dua minggu terakhir ini jalanan Jakarta sudah mulai macet di pagi dan sore hari, menandakan aktivitas sudah berangsur kembali seperti sebelum pandemi. Tetangga rumah juga sudah kosong garasinya di pagi hari menandakan sudah pada mulai beraktivitas di luar rumah lagi, sudah mulai banyak yang Return To Office (RTO).

Tapi juga cukup banyak teman saya yang tetap beraktivitas dari rumah, merasa tidak harus kembali lagi ke kantor untuk dapat menyelesaikan tugas tugasnya. Mereka biasanya ngga rela kembali ke kantor karena sudah nyaman banget WFH dan ogah ketemu jalanan macet.

Pandemi mengajarkan kita banyak hal, salah satunya antara perlu atau tidak peranan ‘kantor’ untuk bekerja. Nyatanya kita tetap bisa produktif bekerja tanpa harus ke kantor, sesuatu yg kebanyakan sebelumnya kita tidak terbiasa untuk itu (kecuali buat teman teman entrepreneur atau digital creator).

kembali ke kantor

Kembali ke kantor

Beberapa teman mulai berpikir untuk mengurangi office space mereka, bahkan hampir separuhnya, suatu kabar buruk bagi mereka yang bergerak di bidang office leasing.

Yah begitulah, pandemi ini telah mengubah persepsi kita tentang bekerja, mengubah cara kerja kita, dan mempercepat implementasi digital transformation di banyak perusahaan.

Bagi kamu yang masih bisa membaca postingan saya ini, berarti alhamdulilah masih diberikan nikmat sehat selamat dari pandemi ini. What doesn’t kill you makes you stronger.

Kamu tetap WFH atau sudah RTO?

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Cerita Saya
Logo
Enable registration in settings - general
Compare items
  • Total (0)
Compare
0