Kampung Sabin Membawa Suasana Bali ke Cirebon

8.2Expert Score
Menurut saya:

Tempat wisata yang menarik dan instagrammable

Rasa
7
Harga
8
Pelayanan
9
Kebersihan / Protokol Kesehatan
9
Akses
8
PROS
  • Unik, di tengah sawah
  • Banyak spot foto
CONS
  • Sangat panas ketika siang hari

Kampung Sabin di Cirebon adalah tempat wisata baru yang menarik, dengan ide memperdayakan lahan pertanian aktif yang masih digarap petani untuk daya tarik wisata. Memberikan nuansa Bali bagi pengunjungnya, konsep wisata alam ini sangat menarik untuk dapat dikunjungi, apalagi berada tepat di tengah-tengah sawah dan terdapat banyak tempat berswafoto yang Instagramable.

Konsep wisata Kampung Sabin sebenarnya adalah restoran yang berada di tengah sawah. Ada banyak saung yang disediakan dengan pemandangan latar belakang Gunung Ciremai yang cantik. Namun, berbeda seperti saung lainnya di Jawa Barat, Di tempat ini kamu bisa merasakan pengalaman makan di tengah sawah layaknya di Ubud. Beragam pernak-pernik dari mulai gapura, payung dan umbul-umbul membuat nuansa Ubud semakin kental terasa.

Ada apa di Kampung Sabin?

Akses ke lokasi ini cukup mudah, walaupun terletak di pinggiran kota Cirebon, daerah Sumber, akses jalannya lumayan lebar dan bagus. Kampung Sabin sendiri terletak di dalam area perumahan baru yang kelihatannya masih akan banyak pengembangan. Area parkir yang tersedia juga sangat luas, walau kalau cuaca hujan akan sangat becek, karena masih berupa tanah.

Untuk dapat menikmati keindahan sawah dan pemandangan di Kampung Sabin, kamu perlu membeli tiket masuk seharga Rp 20 ribu pada hari biasa, atau Rp 30 ribu pada akhir pekan. Tiket masuk ini bisa kamu gunakan sebagai potongan harga ketika memesan makanan / minuman yang menyajikan aneka makanan, mulai dari makanan nusantara, sampai internasional.

Saya tidak mencoba memesan makanan berat, karena saya datang sekitar jam 11 siang, cuaca sedang panas-panasnya, kurang nyaman rasanya kalau makan di tengah sawah siang-siang begini. Saya memesan rice bowl blackpepper, rasanya tidak mengecewakan, tapi juga tidak istimewa. Kopi botolnya juga bagi saya terlalu manis, kurang terasa kopinya. Sepertinya yang kesini memang ingin memanfaatkan suasana dan daya tarik alamnya ketimbang rasa.

Tips:

  • Kalau penasaran ingin menikmati spot wisata yang lagi hits ini, saran saya datang di sore jelang malam hari agar tidak merasakan teriknya matahari. Juga kalau malam ada tambahan dekorasi berupa cahaya lampu yang pasti bikin makin keren, boleh deh makan di tengah sawah.
  • Di sebelah Kampung Sabin ini juga ada Kopi Montong, tempat minum kopi campur durian. Saya tidak sempat mampir, karena ketika saya ke sana sedang ada acara, jadi terlihat sangat penuh. Next time deh.

Tags:

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Cerita Saya
Logo
Enable registration in settings - general
Compare items
  • Total (0)
Compare
0