Soto Kudus Bu Jarwo Buat Sarapan Yang Segar

8.6Expert Score
Soto Kudus Bu Jarwo:

Murah dan enak

Rasa
9
Harga
10
Pelayanan
8
Kebersihan / Protokol Kesehatan
7
Akses
9
PROS
  • Harga murah
  • Rasa otentik
CONS
  • Kebersihan tempat bisa lebih baik

Soto Kudus Bu Jarwo yang ada di Ruko Regia Boulevard, No.33, Jl. Graha Raya Bintaro, ini jadi pilihan saya kalau lagi kepengen makan makanan khas kota Kretek ini. Rasanya cukup otentik, segar, dan yang penting harganya murah (hehehe …). Apalagi kalau dibandingkan dengan Soto Kudus Blok M yang juara itu.

Satu porsi soto campur disajikan dalam mangkuk kecil khas soto cukup kenyang sebagai menu sarapan di pagi ini. Tersedia dua pilihan, mau pakai daging ayam atau kerbau. Saya lebih senang soto ayamnya. Potongan ayamnya cukup banyak untuk harga Rp 16,000 per porsi. Kuahnya juga enak, segar, ditambah sedikit peresan jeruk nipis dan sambal kecap. Mantap deh.

Jangan ketinggalan untuk menambahkan sate paru goreng sebagai topping sotonya, karena sangat gurih dan crunchy. Tapi hati-hati awas ketagihan, karena selain harganya yang lumayan (Rp 5,000 per tusuk), juga bisa berpotensi menaikkan kadar kolesterol. Hehehe … Selain paru goreng, juga ada sate telur puyuh dan perkedel kentang.

Untuk yang tidak suka soto, di tempat ini juga menyediakan menu lainnya seperti ayam goreng, penyet, tahu telor dan batagor. Tinggal pilih aja mau yang mana. Tapi jujur saya belum pernah mencoba menu lainnya. Kalau kesini ya sudah pasti karena mau makan soto.

Selain di ruko Graha Raya ini, Soto Kudus Bu Jarwo juga ada di Pasar Modern Bintaro Jaya, yang tempatnya lebih luas dan bersih.

Mengapa Soto Kudus?

Soto yang aslinya hanya ada di kota kretek ini, sebenarnya hampir mirip dengan soto Lamongan, berisi suwiran ayam dan taoge. Kadang selain ayam juga bisa menggunakan daging kerbau, seperti di Soto Bu Jarwo ini.  Kuahnya lebih bening daripada Soto Lamongan.

Soto Kudus dalam penyajiannya memiliki tradisi dihidangkan dalam mangkuk kecil untuk satu porsi soto. Kamu bisa minta nasinya dicampur dalam soto atau dipisah dalam piring lainnya. Persis dengan soto lainnya, soto kudus lebih nikmat ditemani sambal dan jeruk nipis.

SotoKudus tidak ada yang menggunakan daging sapi karena penghormatan muslim Kudus terhadap agama Hindu, yang mana sapi adalah hewan yang mereka anggap suci. Namun hal ini hanya sebatas anjuran yang berasal dari Sunan Kudus. Dia mengajari Orang Islam untuk menghargai agama lain, khususnya agama Hindu.Ini disebabkan ketika itu di Kudus banyak orang yang memeluk agama Hindu. 

Salah satu yang menarik dari Soto Kudus seperti halnya di warung Bu Jarwo ini, adalah adanya “pikulan” yang digunakan sebagai tempat meracik soto, konon katanya pikulan ini adalah tanda untuk mengingatkan perjuangan sebagai pedagang soto keliling sehingga walaupun banyak warung soto kudus sudah menempati tempat yang permanen namun mereka tetap memajang pikulan ini.

Kalau lagi kebetulan ke Kudus, saya suka mampir di Soto Pak Denuh yang terkenal itu, yang mempunyai 3 (tiga) cabang di Kota Kudus,salah satu yang paling ramai terletak diantara jalan perbatasan Kota Demak dan Kudus tepatnya di Jl AKBP Agil Kusumadya, Kudus (dekat Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus). Rasanya mantap benar.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Cerita Saya
Logo
Enable registration in settings - general
Compare items
  • Total (0)
Compare
0